HomeSportKONI IOC FIFA PBSI ETCSDN 10 Gantung Raih Prestasi Cemerlang di Kejuaraan Pencak Silat Pulau Kelapa...

SDN 10 Gantung Raih Prestasi Cemerlang di Kejuaraan Pencak Silat Pulau Kelapa Cup-2

BabelEkspress.Com | JSCgroupmedia ~ SD Negeri 10 Gantung membuktikan bahwa semangat, kerja keras, dan dedikasi dalam berlatih dapat menghasilkan prestasi gemilang, meskipun hanya di penghujung tahun 2025.

Tiga atlet muda berbakat asal sekolah tersebut meraih dua medali emas dan satu medali perak dalam ajang Kejuaraan Pencak Silat Pulau Kelapa Cup-2 Open Tournament se-Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung (Babel) yang digelar pada Minggu, 28 Desember 2025 lalu, di GOR Sang Depati, Sungai Liat, Kabupaten Bangka.

Ketiga atlet tersebut, yang juga merupakan bagian dari Persatuan Pencak Silat Pribadi Mandiri (PPS Prima), yakni Athallah Kenzi (10), Dedek Amira (10), dan Distia Qayla (9), tidak hanya mengharumkan nama SDN 10 Gantung, tetapi juga menjadi simbol masa depan olahraga pencak silat di Kabupaten Belitung Timur (Beltim).

Keberhasilan ini tidak hanya mengukir sejarah baru, tetapi juga membuktikan bahwa dengan latihan yang giat, dukungan orang tua, dan komitmen yang kuat, prestasi gemilang di tingkat provinsi bisa diraih meski menghadapi tantangan yang besar.

Keberhasilan yang Menjadi Kebanggaan

Dalam Kejuaraan Pencak Silat Pulau Kelapa Cup-2, Athallah Kenzi berhasil meraih medali emas pertama di kategori Tanding Usia Dini II Putra, sementara Dedek Amira menyumbangkan medali emas kedua dalam nomor Seni Tunggal Tangan Kosong Usia Dini II Putri.

Distia Qayla, meskipun mengalami kondisi tubuh yang tidak optimal, berhasil menyumbangkan medali perak dalam kategori Tanding Usia Dini II Putri.

Medali-medali ini menjadi simbol keberhasilan kerja keras, bukan hanya dari para atlet, tetapi juga dari pelatih, guru, dan orang tua yang terus mendukung mereka dalam perjalanan panjang menuju kejuaraan ini.

“Alhamdulillah, ini berkat latihan keras dan doa dari guru, pelatih, serta orang tua. Terima kasih atas bimbingannya,” ungkap Athallah Kenzi yang tampak sangat bersyukur usai meraih medali emas pertamanya di ajang besar ini.

See also  The Next Wave of Superheroes Has Arrived with Astonishing Impact

Di usia yang masih sangat muda, Athallah telah menunjukkan sikap dewasa dalam menerima kemenangan serta tantangan dalam kompetisi.

Kekuatan dan Komitmen dari Keluarga dan Pelatih

Prestasi ini juga tidak lepas dari peran besar keluarga yang mendukung penuh perjuangan para atlet muda ini.

Orang tua Distia Qayla, Nirwandi (49), mengungkapkan bahwa meski putrinya mengalami sakit dan kecapekan setelah mengikuti dua kejuaraan dalam waktu berdekatan, Distia tetap menunjukkan semangat juang yang luar biasa.

“Meski sakit, dia tetap berusaha tampil maksimal. Ini menjadi pelajaran berharga bahwa kesehatan sangat penting dalam berprestasi,” ungkap Nirwandi, yang lebih akrab disapa Edi Pincang.

Meskipun Distia belum memperoleh hasil terbaik dalam cabang pencak silat, orang tuanya tetap bangga karena putrinya telah menunjukkan ketangguhan dan semangat pantang menyerah.

Bagi Edi, pencapaian putrinya di renang juga sudah merupakan prestasi yang membanggakan.

“Sebagai orang tua, kami akan terus mendampinginya meraih impiannya. Kami percaya bahwa setiap perjuangan, baik dalam pencak silat maupun renang, adalah langkah menuju masa depan yang cerah,” tambah Edi dengan penuh semangat.

Semangat SD Negeri 10 Gantung dalam Pembinaan Olahraga

Kepala Pembinaan Ekstrakurikuler SD Negeri 10 Gantung, Saka Bathara Yuda (38), menyampaikan rasa bangga atas pencapaian yang diraih oleh siswa-siswanya di penghujung tahun 2025 ini.

Perjalanan yang melelahkan selama dua minggu, mengikuti dua kejuaraan sekaligus di Bangka, akhirnya terbayar dengan hasil yang sangat memuaskan. Tak hanya di bidang pencak silat, para atlet juga berhasil meraih prestasi di cabang renang.

“Kami sangat bersyukur dan bangga. Tidak sia-sia perjuangan kami datang ke Bangka untuk mendampingi anak-anak kami. Semua latihan keras dan waktu yang terbuang akhirnya terbayarkan,” kata Saka dengan penuh haru.

See also  Sneak Peak: Best Smart Home Gadgets & Features of 2020

Saka, yang juga turut mendampingi para atlet ke Bangka, menambahkan bahwa keberhasilan ini menunjukkan bahwa kerja keras dari para atlet, guru, pelatih, dan orang tua tidak pernah sia-sia.

Saka berharap, hasil yang dicapai oleh para atlet muda ini bisa menjadi motivasi bagi siswa-siswa lain untuk lebih aktif dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, terutama dalam cabang olahraga pencak silat dan renang.

“Semoga ini bisa menjadi contoh bagi siswa-siswa lain untuk berlatih lebih giat dan meraih prestasi yang lebih besar di masa depan,” kata Saka.

Komitmen PPS Prima dalam Membina Atlet Muda

Keberhasilan SD Negeri 10 Gantung juga tidak terlepas dari peran penting Persatuan Pencak Silat Pribadi Mandiri (PPS Prima) dalam pembinaan atlet muda pencak silat.

Kepala Pelatih PPS Prima Kabupaten Beltim, Zulkifli (41), mengatakan bahwa prestasi yang diraih oleh Athallah, Dedek, dan Distia menjadi penyemangat bagi dunia pencak silat di Kabupaten Beltim untuk terus mengasah bibit-bibit unggul.

“Prestasi ini menjadi bukti bahwa PPS Prima telah berhasil membina atlet-atlet muda yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat.

Kami berkomitmen untuk terus membina generasi muda agar tidak hanya menjadi atlet yang sukses, tetapi juga pribadi yang berintegritas,” kata Zulkifli dengan penuh semangat.

Zulkifli menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak hanya untuk para atlet, tetapi juga merupakan hasil dari kerja keras seluruh pelatih dan tim di PPS Prima.

“Kami terus berusaha meningkatkan kualitas pembinaan agar prestasi pencak silat di Beltim bisa semakin meningkat, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” tambahnya.

Kejuaraan Pulau Kelapa Cup-2: Ajang Berkualitas

Kejuaraan Pencak Silat Pulau Kelapa Cup-2 yang diadakan di GOR Sang Depati, Sungai Liat, Kabupaten Bangka, diikuti oleh lebih dari 420 pesilat dari berbagai perguruan di Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung.

See also  Social Media Marketing for Franchises is Meant for Women

Kejuaraan ini menjadi salah satu ajang bergengsi bagi para atlet pencak silat untuk mengasah kemampuan mereka dan berkompetisi di tingkat provinsi.

Kejuaraan ini terdiri dari beberapa kategori, antara lain kategori seni, tanding, dan beregu. Dengan persaingan yang ketat, para atlet dari SD Negeri 10 Gantung berhasil menonjol dengan kemampuan teknik dan ketahanan mental yang luar biasa.

Pencapaian dua medali emas dan satu medali perak ini membuktikan bahwa pembinaan olahraga di Kabupaten Beltim semakin berkembang, dan prestasi ini menjadi bukti nyata dari hasil kerja keras yang dilakukan oleh semua pihak.

Penutup: Menatap Masa Depan dengan Harapan

Keberhasilan SD Negeri 10 Gantung di Kejuaraan Pencak Silat Pulau Kelapa Cup-2 menjadi bukti bahwa dengan latihan yang disiplin, semangat juang yang tinggi, dan dukungan penuh dari berbagai pihak, anak-anak Beltim mampu meraih prestasi gemilang meskipun menghadapi banyak tantangan.

Prestasi ini tidak hanya untuk anak-anak yang berkompetisi, tetapi juga untuk seluruh masyarakat Belitung Timur yang bangga akan hasil kerja keras mereka.

Melalui pencapaian ini, diharapkan para atlet muda dari Beltim akan semakin termotivasi untuk terus berlatih dan mengasah kemampuan mereka.

Dengan pembinaan yang lebih baik dan dukungan dari semua pihak, tidak mustahil prestasi mereka akan terus berkembang hingga mencapai tingkat yang lebih tinggi, bahkan nasional.

“Terus berlatih, terus berjuang, dan jangan pernah berhenti meraih impian. Kami akan selalu mendukung kalian,” kata Saka Bathara Yuda menutup pembicaraannya. | BabelEkspress.Com | */Redaksi | *** |

RELATED ARTICLES

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments