HomeBabelBina Rohani & Mental, Langkah Proaktif Polisi yang Humanis

Bina Rohani & Mental, Langkah Proaktif Polisi yang Humanis

BabelEkspress.Com | JSCgroupmedia ~ Polres Belitung Timur terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di institusinya melalui program rutin yang digelar setiap hari Kamis: Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal).

Kegiatan ini bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi juga sebuah upaya serius dalam memperkuat mentalitas serta integritas personel Polri yang bertugas di wilayah tersebut.

Pada Kamis pagi yang cerah, kegiatan Binrohtal di Polres Belitung Timur dilaksanakan dengan penuh khidmat. Untuk kegiatan Binrohtal agama Islam, dipimpin oleh Kabag Logistik Polres Belitung Timur, AKP Abdul Haris.

Beliau memimpin doa dan pembelajaran agama untuk para personel Polres Belitung Timur serta PHL (pekerja harian lepas) yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, di ruang Aula Tengah Polres Belitung Timur, kegiatan Binrohtal agama Nasrani dipimpin oleh Kabag SDM Polres Belitung Timur, AKP Morhan S. Lumbantoruan, S.H. yang mengarahkan anggota untuk memperdalam pemahaman iman Kristen.

Tujuan dari kegiatan ini jelas, sebagaimana yang disampaikan oleh IPDA Asep Achmadi, PS Kasi Humas Polres Belitung Timur.

Menurutnya, Binrohtal bertujuan untuk memberikan “siraman rohani dan moral” kepada setiap anggota Polri, agar mereka semakin baik dalam melaksanakan tugas sehari-hari.

Hal ini penting untuk menjamin bahwa polisi, sebagai garda terdepan dalam penegakan hukum, memiliki kontrol diri yang kuat, tidak hanya dalam bertugas, tetapi juga dalam bertindak secara profesional dan bijak dalam menjalankan amanah negara.

Langkah Proaktif Meningkatkan Kualitas Keimanan dan Karakter

Lebih dari sekadar rutinitas agama, kegiatan Binrohtal juga merupakan salah satu cara Polres Belitung Timur untuk memfasilitasi peningkatan kualitas keimanan dan ketakwaan anggota polisi.

Dalam kegiatan ini, para peserta diharapkan tidak hanya meningkatkan pemahaman agama masing-masing, tetapi juga dapat membentuk karakter yang lebih humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

See also  Spirit Idulfitri & Keteladanan, Wakapolda Babel Ucapkan Selamat IdulFitri 1447H

“Dengan melaksanakan kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa para anggota Polres Belitung Timur memiliki karakter yang lebih kuat dan humanis, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi cara mereka melayani masyarakat dengan lebih baik,” ungkap IPDA Asep.

Menurutnya, melalui pembinaan ini diharapkan tercipta kesadaran dalam diri anggota Polri untuk lebih bertanggung jawab dan melaksanakan tugas dengan penuh integritas.

Binrohtal, dalam pandangan ini, tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan spiritual semata.

Lebih jauh lagi, ia berperan sebagai sarana introspeksi dan pembentukan karakter yang lebih baik, sesuai dengan nilai-nilai keagamaan yang dijunjung tinggi oleh setiap individu.

Sebagai lembaga yang berhubungan langsung dengan masyarakat, karakter polisi yang humanis dan beretika tentu menjadi sangat penting dalam membangun citra positif Kepolisian Republik Indonesia di mata publik.

Pentingnya Keterlibatan Anggota dalam Proses Pembinaan Rohani

Tidak hanya sebatas formalitas, kegiatan Binrohtal ini juga mengedepankan kesadaran penuh dari setiap peserta. IPDA Asep menegaskan bahwa untuk mencapai tujuan yang diinginkan, kegiatan ini harus dilaksanakan dengan penuh keikhlasan dan kesadaran sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing anggota.

Hal ini menjadi penting agar program pembinaan dapat benar-benar memberi dampak positif baik bagi anggota itu sendiri, maupun bagi masyarakat yang mereka layani.

“Kami berharap kegiatan Binrohtal ini dapat dijalankan dengan sepenuh hati, sesuai dengan ajaran agama dan kepercayaan masing-masing,” tutup IPDA Asep Achmadi.

Melalui langkah-langkah seperti ini, Polres Belitung Timur tidak hanya memperlihatkan upaya untuk menjaga dan meningkatkan kualitas moral anggotanya, tetapi juga mempertegas bahwa pembangunan karakter seorang polisi tidak hanya bergantung pada kemampuan fisik dan intelektual semata, tetapi juga pada ketahanan rohani dan mental mereka dalam menjalankan tugas mulia menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. | BabelEkspress.Com | */Redaksi | *** |

RELATED ARTICLES

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments