HomeKhazKafilah Beltim di MTQH Babel 2025 ; Semangat Dedikasi Menjaga Tradisi

Kafilah Beltim di MTQH Babel 2025 ; Semangat Dedikasi Menjaga Tradisi

BabelEkspress.Com | JSCgroupmedia ~ Sebanyak 48 utusan kafilah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) akan bersaing dalam Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) tahun 2025.

Acara yang digelar pada 7 hingga 12 November 2025 ini akan dilaksanakan di Kabupaten Bangka Barat, tepatnya di Mentok.

Para peserta, yang terdiri dari generasi muda hingga dewasa, telah mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh untuk memberikan yang terbaik dalam ajang bergengsi ini.

MTQH ke-14 ini menjadi salah satu ajang penting dalam menguji kemampuan generasi muda dalam menghafal dan menafsirkan Al-Qur’an serta hadis.

Dalam ajang kali ini, Kabupaten Belitung Timur mengirimkan 33 kafilah dan 15 orang official yang siap untuk berlomba dalam berbagai cabang lomba yang disediakan.

Persiapan Matang dengan Pendampingan Ustaz dan Ustazah

Kepala Bagian Kesra Setda Beltim, Supeni, mengungkapkan bahwa seluruh peserta telah dipersiapkan dengan maksimal melalui pelatihan dan pendampingan intensif.

“Kami sangat mengutamakan persiapan yang matang. Seluruh kafilah sudah melalui proses pelatihan yang sangat mendalam dari para ustaz dan ustazah yang berkompeten, baik itu dalam cabang Tilawah, Syarhil, Qiroat, Hifzil, Khot, maupun KTI,” ungkap Supeni.

Ia juga menambahkan bahwa para kafilah telah menjalani pelatihan selama beberapa bulan sebelumnya, yang dilanjutkan dengan pendampingan secara khusus selama empat hari penuh menjelang keberangkatan.

“Semoga para peserta dapat menjaga nama baik Kabupaten Belitung Timur dan membawa kebanggaan bagi kita semua,” harap Supeni, yang juga optimis bahwa kafilah Beltim akan menunjukkan prestasi terbaik di ajang ini.

Enam Cabang Perlombaan yang Siap Dihadapi

Kafilah Belitung Timur akan bersaing di enam cabang lomba utama dalam MTQH kali ini, antara lain Tilawah, Syarhil, Qiroat, Hifzil, Khot, dan Karya Tulis Ilmiah (KTI).

See also  Revolusi Tiongkok dalam Menjamin Martabat di Usia Senja

Cabang-cabang ini mencakup berbagai aspek kecakapan dalam mempelajari dan menghayati Al-Qur’an serta hadis, serta kemampuan seni dalam menulis kaligrafi (khot).

Di antara peserta yang berprestasi, salah satu yang menarik perhatian adalah Valencia Feyshels Queen, seorang siswi SMU Negeri 1 Damar yang mewakili Beltim di cabang Khot atau kaligrafi kontemporer. Remaja berusia 17 tahun ini mengungkapkan bahwa ketertarikannya pada kaligrafi berawal dari hobinya melukis.

“Saya memilih Kaligrafi Kontemporer karena memang suka melukis, dan tahun lalu saya sempat ikut di tingkat kecamatan namun belum terpilih. Sekarang Alhamdulillah, saya terpilih untuk mewakili Beltim,” ujar Valencia.

Valencia, yang juga merupakan mantan Bujang Dayang Beltim 2024, menyatakan bahwa persiapan untuk mengikuti MTQH sangat intensif.

“Kami mendapatkan pelatihan selama empat hari penuh dengan bimbingan dari ustaz dan ustazah, serta diberikan pembekalan diri yang sangat berguna untuk menghadapi perlombaan ini,” katanya.

Selain itu, Valencia juga melanjutkan latihannya di rumah, memanfaatkan berbagai referensi dari internet untuk memperdalam kemampuannya.

Inspirasi Bagi Generasi Muda

Bagi Valencia, mengikuti MTQH bukan hanya soal meraih kemenangan, tetapi juga menjadi ajang untuk menginspirasi generasi muda lainnya.

“Saya berharap dengan mengikuti MTQH ini, saya bisa menginspirasi teman-teman muda di Belitung Timur untuk lebih mencintai dan mendalami Al-Qur’an, serta semangat untuk terus belajar dan mencoba hal-hal positif,” ungkapnya penuh semangat.

Semangat yang sama juga diungkapkan oleh para peserta lainnya, yang menyatakan tekad untuk memberikan yang terbaik bagi daerahnya dan orang tua mereka.

Seperti yang dikatakan oleh Valencia, “Semoga hasilnya sesuai dengan harapan dan saya bisa memberikan kebanggaan untuk Belitung Timur dan orang tua saya yang selalu mendukung,” tutupnya.

See also  Bara Konflik ; Ketika Iman, Hukum & Kemanusiaan Diuji di Yerusalem

Membangun Karakter dan Semangat Belajar Generasi Muda

Program MTQH ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan semata, tetapi juga sebagai sarana untuk membangun karakter dan semangat belajar di kalangan generasi muda Belitung Timur.

Para peserta tidak hanya dilatih untuk menghafal dan membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga untuk membangun sikap disiplin, gigih, dan rasa cinta terhadap ajaran agama.

Diharapkan, MTQH kali ini dapat menjadi momentum penting dalam memperkuat semangat keagamaan di kalangan masyarakat Belitung Timur dan menginspirasi lebih banyak generasi muda untuk berprestasi di bidang keagamaan.

Dengan demikian, ajang ini tidak hanya menghasilkan pemenang, tetapi juga mencetak generasi yang berakhlak mulia dan siap menghadapi tantangan kehidupan dengan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.

Harapan yang Terus Tumbuh

Sebagai kabupaten yang kaya akan potensi sumber daya manusia dan budaya, Belitung Timur terus berupaya untuk memajukan pendidikan agama dan keagamaan melalui berbagai program seperti MTQH.

Melalui dukungan masyarakat, pemerintah, dan berbagai pihak terkait, diharapkan semakin banyak anak muda yang tumbuh dengan semangat juang dan kecintaan terhadap Al-Qur’an, menjadi kebanggaan daerah serta bangsa. | BabelEkspress.Com | */Redaksi | *** |

RELATED ARTICLES

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments