HomeBisnisPemkab Beltim Perkuat Sistem Logistik Pangan Demi Menekan Inflasi

Pemkab Beltim Perkuat Sistem Logistik Pangan Demi Menekan Inflasi

BabelEkspress.Com | JSCgroupmedia ~ Dalam upaya menciptakan sistem logistik pangan yang lebih efisien dan mengatasi fluktuasi harga pangan yang sering terjadi, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama Antar Daerah dengan beberapa kabupaten dan pelaku usaha.

Penandatanganan yang berlangsung di Meeting Hall Hotel Sheraton Belitung, Kecamatan Sijuk, ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk menekan angka inflasi yang sering membebani masyarakat, terutama dalam hal harga bahan pokok.

Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten, memimpin langsung penandatanganan MoU bersama sejumlah pimpinan daerah atau perwakilannya dalam High Level Meeting (HLM), Capacity Building, serta Forum Group Discussion (FGD) Business Matching. Kegiatan ini diinisiasi oleh Bagian Ekonomi Pembangunan Sekretariat Daerah dan Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Pada kesempatan tersebut, Kabupaten Beltim menandatangani empat perjanjian kerja sama antar daerah, yakni dengan Kabupaten Bangka Barat, Kabupaten Bangka Selatan, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Bogor, serta satu kerja sama antara pelaku usaha dari Beltim dan Bogor.

Mengatasi Ketergantungan Pangan dari Luar Pulau Belitung

Salah satu isu utama yang dihadapi Kabupaten Beltim adalah ketergantungan yang tinggi terhadap pasokan pangan dari luar Pulau Belitung. Sekitar 80 persen kebutuhan bahan pokok masyarakat Beltim dipasok dari luar pulau.

Hal ini, menurut Kamarudin, menjadikan Kabupaten Beltim sangat rentan terhadap fluktuasi harga pangan dan gangguan pasokan, yang pada akhirnya memengaruhi daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi lokal.

Kamarudin berharap dengan terjalinnya kerja sama antar daerah ini, arus perdagangan dari luar daerah ke Beltim dan sebaliknya dapat lebih lancar.

Hal ini diharapkan tidak hanya untuk menjaga stabilitas harga pangan, tetapi juga untuk memperkuat pasokan bahan pangan lokal, mempercepat distribusi, dan mengurangi ketergantungan pada sumber pangan luar daerah.

See also  The Biggest Mistakes Influencers Make on Instagram

“Kerja sama ini bertujuan untuk membuka jalur perdagangan, memperkuat kolaborasi antar daerah, dan menumbuhkan ekonomi daerah yang saling menguatkan.

Dengan langkah ini, kami berharap dapat menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih inklusif dan merata,” ujar Kamarudin dalam pidatonya.

Empat Pilar Utama Kerja Sama

Menurut Kamarudin, kerja sama antar daerah yang terjalin ini bertujuan untuk mewujudkan empat hal utama, yaitu memperkuat pasokan dan produksi pangan lokal, memperlancar distribusi bahan pangan, meningkatkan kelembagaan ekonomi masyarakat, serta mendorong efisiensi dan kemandirian fiskal daerah.

“Penting bagi kita untuk membangun sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan dunia usaha.

Dengan begitu, kita dapat mewujudkan kemandirian ekonomi daerah, meningkatkan daya saing, dan memastikan stabilitas harga yang pada akhirnya akan berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat,” tambah Kamarudin.

Peluang Baru dalam Mengendalikan Inflasi

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kepulauan Bangka Belitung, Farid Tamsil, dalam sambutannya menyatakan bahwa penandatanganan perjanjian kerja sama ini adalah bagian dari upaya strategis untuk memperkuat rantai pasok pangan di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.

Salah satu fokus utama yang menjadi perhatian adalah terciptanya sistem logistik pangan yang lebih efisien dan terintegrasi.

Farid menambahkan, melalui kerja sama ini, pihaknya juga menginisiasi model bisnis B2B (business to business) untuk pengadaan daging sapi beku sebagai langkah konkret untuk menjaga pasokan dan stabilitas harga.

Selain itu, BI turut mendukung dengan memberikan pendampingan kepada daerah dalam mengendalikan inflasi, dengan harapan inflasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat kembali berada dalam sasaran nasional, yaitu sebesar 2,5±1 persen.

“Kerja sama antar daerah ini akan membantu memperkuat daya saing daerah dan mengurangi ketergantungan pada luar daerah. Kami mendukung penuh upaya-upaya ini, yang pada akhirnya bertujuan untuk mencapai stabilitas ekonomi yang lebih baik,” kata Farid.

See also  The Next Wave of Superheroes Has Arrived with Astonishing Impact

Menumbuhkan Kolaborasi untuk Masa Depan Ekonomi Daerah

Proses penandatanganan MoU dan perjanjian kerja sama ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Wakil Bupati Bangka Selatan Debby Vita Dewi, Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Ahmad Yani, serta kepala dinas terkait dari berbagai kabupaten yang terlibat.

Sesi Capacity Building yang digelar dalam rangkaian acara ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Sri Purwanti, serta Analis Kebijakan Ahli Madya Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Santi Laria. Mereka berbagi wawasan terkait kebijakan perekonomian daerah dan strategi pembangunan yang berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Beltim berharap bahwa melalui kolaborasi ini, akan terbuka lebih banyak peluang bagi pengusaha lokal, memperkuat sistem distribusi pangan, serta menciptakan ketahanan pangan yang lebih baik di Kabupaten Beltim dan daerah sekitarnya.

Selain itu, keberlanjutan kerja sama ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga bahan pokok, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan membuka peluang ekonomi yang lebih luas di masa depan.

Dengan langkah-langkah ini, Kabupaten Belitung Timur tidak hanya bertujuan untuk menanggulangi inflasi, tetapi juga untuk membangun pondasi yang kokoh dalam mendorong perekonomian daerah yang berdaya saing dan mandiri.

Sebuah upaya yang diharapkan mampu menjadi contoh bagi daerah lain dalam menciptakan kolaborasi antar daerah dan sektor swasta demi tercapainya kesejahteraan masyarakat secara merata. | BabelEkspress.Com | */Redaksi | *** |

RELATED ARTICLES

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments